Saturday, April 21, 2018

VENDING MACHINE TIKET KRL


Manusia selalu bermimpi, berkawan baik dengan teknologi. Lalu berjalan bersamaan dengan sebuah kemudahan dalam segala aspek kehidupan. Salah satu terobosannya adalah perkembangan teknologi dalam cangkupan pelayanan transportasi. Terobosan perubahan itu bernama  Commuter Vending Machine (C-VIM). Sebuah mesin yang melayani kita, tanpa bantuan loket dan antrian. Dimana saat ini sudah tersedia di hall utama stasiun Jakarta kota, selanjutnya rencananya akan ada di setiap stasiun KRL. beberapa orang masih bingung, beberapa tampak marah karena jam sibuk yang harus mengantri dan beberapa tetap santai menyikapi perubahan tersebut.


CommuterLine Ticket Vending Machine adalah mesin yang dapat melayani pembelian tiket @CommuterLine secara mandiri. Mesin ini hanya bisa digunakan untuk tiket (THB dan KMT) yang dikeluarkan resmi oleh PT KCJ.

Mesin ini memiliki dua jenis transaksi
Untuk Transaksi THB
  • Pembelian Tiket Baru
  • Isi Ulang Tarif Perjalanan
  • Pengambilan Uang Jaminan
Untuk Transaksi KMT
  • Isi ulang saldo
Yang harus diperhatikan adalah soal jumlah nominal rupiah yang bisa digunakan
Untuk THB
  • Koin dengan nominal Rp. 500 dan Rp. 100
  • Uang kertas dengan nominal Rp. 2000, Rp, 5000, Rp, 10.000, dan Rp. 20.000
Untuk KMT
Uang kertas dengan nominal Rp. Rp, 5000, Rp, 10.000, Rp. 20.000, Rp. 50.000, dan Rp. 100.000


Tata Cara Isi Ulang KMT
  • Pilih bahasa yang anda mau, bisa bahasa Indonesia atau bahasa Inggris
  • Letakkan KMT anda pada tempat yang tersedia
  • Masukkan uang sesuai jumlah yang dibayarkan (tidak ada uang kembalian)
  • Tekan ya untuk melanjutkan transaksi atau tidak untuk membatalkan transaksi
  • Jangan lupa ambil kembali kartunya
  • Jika terjadi kegagalan transaksi, akan ada bukti transaksi yang keluar secara otomatis. Bawa bukti transaksi tersebut ke loket untuk mengajukan klaim

Tata Cara Pembelian Baru THB
  • Pilih bahasa yang anda mau, bisa bahasa Indonesia atau bahasa Inggris
  • Tekan tombol buy dan pilih nama stasiun tujuan anda di peta rute KRL
  • Tentukan jumlah tiket yang akan dibeli, maksimal hanya bisa membeli 4 tiket dalam satu kali transaksi
  • Tekan ya untuk melanjutkan transaksi atau tidak untuk membatalkan transaksi
  • Masukkan uang untuk pembelian
  • Jangan lupa ambil kartunya dan uang kembaliannya (jika ada)
  • Jika terjadi kegagalan transaksi, akan ada bukti transaksi yang keluar secara otomatis. Bawa bukti transaksi tersebut ke loket untuk mengajukan klaim
Tata Cara Isi Ulang THB
  • Pilih bahasa yang anda mau, bisa bahasa Indonesia atau bahasa Inggris
  • Letakkan THB di tempat yang telah tersedia
  • Tekan tombol Top up
  • Pilih nama stasiun tujuan anda di peta rute KRL dan tekan proses
  • Tekan ya untuk melanjutkan transaksi atau tidak untuk membatalkan transaksi
  • Masukkan uang untuk sesuai jumlah yang harus dibayarkan
  • Jangan lupa ambil kartunya dan uang kembaliannya (jika ada)
  • Jika terjadi kegagalan transaksi, akan ada bukti transaksi yang keluar secara otomatis. Bawa bukti transaksi tersebut ke loket untuk mengajukan klaim
Tata Cara Pengambilan Uang Jaminan
  • Pilih bahasa yang anda mau, bisa bahasa Indonesia atau bahasa Inggris
  • Letakkan THB di tempat yang telah tersedia
  • Tekan tombol refund
  • Tekan ya untuk melanjutkan transaksi atau tidak untuk membatalkan transaksi
  • Ambil uang jaminan anda
  • Jika terjadi kegagalan transaksi, akan ada bukti transaksi yang keluar secara otomatis. Bawa bukti transaksi tersebut ke loket untuk mengajukan klaim

Kelebihan dan Kekurangan Vending Machine KRL
·        Kelebihan
1.     KMT (Kartu Multi Trip) lebih cepat dari THB ( Trip Harian Berjamin)
2.     Lebih Efisien dalam mempersingkat waktu pembelian tiket
3.     Efektif untuk melayani pembelian tiket dalam jumlah banyak
4.     Ciri kemajuan dalam pelayanan transportasi
5.     Terdapat panduan 2 bahasa ( Indonesia dan Inggris ) lebih luas mencakup masyarakat dalam mengarahkan




·        Kekurangan
1.     Kadang uangnya ada yang sobek, dicoret-coret bahkan uang palsu pun bisa terbaca
2.     Rumit untuk orang yang belum terbiasa menggunakan vending machine ini
3.     Kurangnya sosialisasi cara penggunaan vending machine ini
4.     Tampilan pada LCD pada vending machine rumit
5.     Perlu menyederhanakan tampilan pada LCD tanpa mengurangi petunjuk yang harus disampaikan

Cara Kerja Vending Machine

No comments:

Post a Comment