Sunday, July 2, 2017

Tugas 3 Bing

1.) Tenses
Simple Present Tense
      Present Tense digunakan untuk menggambarkan kejadian sekarang atau kejadian yang biasa terjadi sehari-hari. Contohnya : I study english everyday , You have a breakfast every morning, Ronaldo plays football every week, Ozil is a proffesional football player.
      Nah temen2 bisa liat dari contoh di atas, kalau setiap kalimat di atas memiliki pola, bagaimana polanya ? Nah berikut pola sederhananya :
[+ POSITIVE] : Subject + verb 1 / to be ( is,am,are)
[- NEGATIVE] : Subject +  (do/does) /to be +  not + verb 1/adjective
[? INTROGRATIVE] : ( do/does)/to be + subject + verb 1
*NOTE :
- Penggunaan do atau does pada kalimat positive tidak diperlukan kecuali hanya untuk penekanan bahwa harus melakukan hal itu
- Penggunaan do atau does tergantung siapa subjectnya ( he,she,it menggunakan does dan i, you, they, we menggunakan do )
Present Progressive Tense / Present Continuous Tense 
      Present Progressive Tense / Present Continuous Tense digunakan untuk menggambarkan kejadian yang sedang berlangsung di detik sekarang. Contohnya : I am writing on this book, She is singing in front of the class, They are playing football.
      Pola sederhananya :
[+ POSITIVE] : Subject + to be  ( is,am,are) + verb 1 -ing
[- NEGATIVE] : Subject +  to be +  not + verb 1 -ing
[? INTROGRATIVE] : to be + subject + verb 1 -ing
*NOTE :
- Verb 1 -ing biasa juga disebut dengan istilah present participle.
 Simple Future Tense
      Simple Future Tense digunakan untuk menggambarkan kejadian yang akan terjadi atau menceritakan sebuah rencana. Contohnya : I will go to jogjakarta next year, She will be mine, They will stay here.
      Pola sederhananya :
[+ POSITIVE] : Subject + will/shall + verb 1
[- NEGATIVE] : Subject +  will/shall +  not + verb 1
[? INTROGRATIVE] : will/shall + subject + verb 1
*NOTE :
- Perbedaan shall dan will hanya berada pada penggunaan antara british english dan american english. Kita terbiasa menggunakan american english, jadi penggunaan shall tidak terlalu sering digunakan. Namun jika british english menggunakan shall digunakan pada subject I dan We.
 Simple Perfect Tense
      Simple Perfect Tense digunakan untuk menggambarkan kejadian yang sudah terjadi di masa lampau namun masih berlangsung di masa sekarang atau masih terasa efeknya di masa sekarang. Contohnya : I have read this book, She has had his piece of heart, We has been together since 20 years.
      Pola sederhananya :
[+ POSITIVE] : Subject + auxiliary verb ( has/have ) + verb 3
[- NEGATIVE] : Subject + auxiliary verb ( has/have ) + not + verb 3
[? INTROGRATIVE] : Auxiliary verb + subject + verb 3
*NOTE :
- Verb 3 atau biasa disebut past participle digunakan pada tenses ini
- Penggunaan Has digunakan oleh subjek he, she. it dan Have digunakan oleh subjek i, you, we, they.
 Simple Past Tense
      Simple Past Tense digunakan untuk menggambarkan kejadian yang sudah terjadi di waktu lampau. Contohnya : Indonesia was colonized by netherland for 350 years, I said something to you yesterday, She went to my home this morning.
      Pola sederhananya :
[+ POSITIVE] : Subject + verb 2 / to be
[- NEGATIVE] : Subject +  verb 2 / to be + not
[? INTROGRATIVE] : Did + verb 1 + subject
*NOTE :
- Kita harus hafal beberapa jenis irregular verb dalam bentuk ke-2
- To be yang dipakai adalah was untuk subjek i,he,she,it dan were untuk subjek they, we, you.
Past Future Tense
      Past Future Tense digunakan untuk menggambarkan kejadian pada pembuatan rencana dalam perspektif waktu di masa lampau. Contohnya :
      Pola sederhananya :
[+ POSITIVE] : Subject + would + verb 1 atau Subject + to be ( was / were ) + going to + verb 1
[- NEGATIVE] : Subject +  would+ not + verb 1 atau Subject + to be ( was / were ) + not + going to + verb 1
[? INTROGRATIVE] : Would + subject + verb 1 atau Was/Were + subject + going to + verb 1
*NOTE :
- Would adalah bentuk kedua dari modal will.
Past Perfect Tense
      Past Perfect Tense digunakan untuk menggambarkan kejadian yang sudah terjadi di masa lampau sebelum ada kejadian selanjutnya. Contohnya : My mother had slept before my grandma come.
      Pola sederhananya :
[+ POSITIVE] : Subject + had + verb 3 ( past participle )
[- NEGATIVE] : Subject +  had + not + verb 3
[? INTROGRATIVE] : Had + subject + verb 3
Past Continuous Tense
      Past Continuous Tense digunakan untuk menggambarkan kejadian yang sedang terjadi prosesnya di masa lampau. Contohnya : I was reading that book yesterday, My parents were attending the annual ceremony of my school.
      Pola sederhananya :
[+ POSITIVE] : Subject + was/were + verb 1 -ing
[- NEGATIVE] : Subject +  was/were + not + verb 1 -ing
[? INTROGRATIVE] : Was/were + subject + verb 1 -ing
 Active-Passive
      Sebenarnya pada materi Tenses sudah diberikan contoh kalimat aktif itu seperti apa, namun di bahasan kali ini akan kita bahas lebih detail. Dalam kalimat aktif ini, kata kerja bersifat aktif dalam artian subjek melakukan itu tanpa ada penekanan berlebih mengenai kata kerja. Sedangkan pada kalimat pasif lebih ditekankan pada kegitan apa yang dilakukan oleh subjek, bukan subjeknya yang ditekankan pada kalimat ini.
      Simple Present Tense
Active :
Pola sederhananya adalah : S + V1 + O
Passive :
Pola sederhananya adalah : S + to be ( is, am, are ) + Verb 3 + by + O
      Simple Past Tense
Active :
Pola sederhananya adalah : S + V2 + O
Passive :
Pola sederhananya adalah : S + to be ( was/were ) + Verb 3 + O
      Present Continuous Tense
Active :
Pola sederhananya adalah : S + to be + V1 -ing + O
Passive :
Pola sederhananya adalah : S + to be ( is, am, are ) + being + verb 3 + by + O
      Present Perfect Tense
Active :
Pola sederhananya adalah : S + have/has + V3 + O
Passive :
Pola sederhananya adalah : S + have/has + been + verb 3 + by + O
  Present Future Tense
Active :
Pola sederhananya adalah : S + have/has + V3 + O
Passive :
Pola sederhananya adalah : S + have/has + been + verb 3 + by + O
      Past Perfect Tense
Active :
Pola sederhananya adalah : S + had + V3 + O
Passive :
Pola sederhananya adalah : S + had + been + verb 3 + by + O
      Past Continuous Tense
Active :
Pola sederhananya adalah : S + to be ( was/were ) +  verb 1 -ing
Passive :
Pola sederhananya adalah : S + to be ( was/were) + being + verb 3 + by + O
      Past Future Tense
Active :
Pola sederhananya adalah : S + would +  verb 1
Passive :
Pola sederhananya adalah : S + would be + verb 3 + by + O
3.) Comparison Degree
      Comparison Degree adalah susunan kalimat yang menunjukkan sebuah perbandingan antara hal yang satu dengan yang lainnya. Dalam kalimat perbandingan ini dibagi menjadi 3 bagian, yaitu Positive Degree, Comparative Degree, dan Superlative Degree.
Positive Degree
Digunakan untuk menyatakan sesuatu tanpa ada perbandingan antara 2 hal.
Pola : S + to be + as + adjective + as + O
Comparative Degree
Digunakan untuk menyatakan sesuatu tanpa ada perbandingan antara 2 hal.

Pola : S + to be + adj. +  -er ( if 1 or 2 syllabels ) / more ( if  > 2 syllabels ) + than + O

Superlative Degree
Digunakan untuk menyatakan sesuatu yang "paling" dalam suatu hal. Entah itu paling pintar, paling rajin, paling cantik, dan paling hebat.
Pola : S + to be + adj. +  -est ( if 1 or 2 syllabels ) / most ( if  > 2 syllabels ) + than + O
Contoh :
1-2 Syllabels : Elephant is the biggest mamalia who live in the land.
> 2 Syllabels : You are the most beautiful girl in this school.
4.) Direct - Indirect Speech
      Direct Speech adalah bentuk kalimat yang melaporkan apa yang sudah dikatakan orang lain atau ditulis orang lain dengan mengutip pernyataan tersebut. Sedangkan Indirect Speech adalah bentuk kalimat yang diubah format penyampaiannya agar lebih mudah dimengerti oleh pendengar.
5.) Conditional Tense ( If clause )
     Conditional Tense atau juga bisa disebut if clause adalah bentuk kalimat yang menunjukkan pengandaian seseorang akan keadaan tertentu. Berdasarkan keadaannya, Conditional Tense dibagi menjadi 3 jenis, yaitu type 1, type 2 dan type 3.
Type 1, digunakan untuk pengandaian yang sifatnya mungkin terjadi.
Pola sederhananya : If + simple present tense , simple future tense
Type 2, digunakan untuk pengandaian yang sifatnya hanyalah sebuah khayalan dan kemungkinan kecil akan terjadi bahkan mustahil.
Pola sederhananya : If + simple past tense + O , S + would + verb 1
* NOTE : apapun subjeknya tetap menggunakan were sebagai to be.
Type 3, digunakan untuk pengandaian yang sifatnya adalah penyesalan karena hal itu sudah terjadi dan tidak mungkin terulang lagi.
Pola sederhananya : If + S + to be ( were ) + O , S + would have + verb 3

No comments:

Post a Comment